• Torino We Come !

    Milan akan kembali dalam perjalananya di Liga Italia Serie A malam ini.Bertandang ke Olimpico Stadium, Torino, Milan dipastikan akan turun dengan kekuatan terbaiknya. Hanya Keisuke Honda yang absen karena menjalani pertandingan bersama tim nasional Jepang di Piala Asia 2015, Australia. Melihat 5 pertemuan terakhir melawan il Toro, Milan seharusnya dapat mengambil 3 point[...]

  • Torino 1-1 AC Milan: Tertahan di Turin

    Laga kandang Milan di pekan ke-18 musim ini berakhir dengan satu angka. Bermain di Stadion Olimpico di kota Turin, tuan rumah Torino berhasil menahan imbang 1-1. Jeremy Menez membuka skor untuk Rossoneri melalui titik pinalti di menit 3, namun Milan harus melalui babak kedua dengan hanya 10 pemain setelah Mattia De Sciglio menerima kartu kuning kedua di akhir babak ke pertama. [...]

  • Untung Ada Lopez

    Milan tertahan 1-1 di Stadion Olimpico, Turin, kandang Torino. Unggul cepat di awal babak lewat Jeremy Menez, namun Torino mampu menguasai sisa pertandingan. Dominasi Torino semakin menjadi setelah Mattia De Sciglio mendapat kartu merah di akhir babak kedua. Kamil Glik akhirnya membuat skor imbang satu sama. Dari pertandingan ini hampir beberapa media sepakat kiper Milan, Diego Lopez menjadi yang terbaik. Sementara bek Mattia De Sciglio... [...]

Our Pride is Milan www.proudtobemilanisti.com

Sunday, January 11, 2015

Rating Pemain Milan (vs Torino): Untung Ada Lopez.


Milan tertahan 1-1 di Stadion Olimpico, Turin, kandang Torino. Unggul cepat di awal babak lewat Jeremy Menez, namun Torino mampu menguasai sisa pertandingan. Dominasi Torino semakin menjadi setelah Mattia De Sciglio mendapat kartu merah di akhir babak kedua. Kamil Glik akhirnya membuat skor imbang satu sama. Dari pertandingan ini hampir beberapa media sepakat kiper Milan, Diego Lopez menjadi yang terbaik. Sementara bek Mattia De Sciglio menjadi yang terburuk. Berikut rating pemain.

Man of the Match: Diego Lopez 

Kiper asal Spanyol menjadi pembeda Milan di pertandingan kali ini. Lopez sedikitnya menyelamatkan 5 tendangan ke gawang Milan. Ketenangan dan reflek Lopez membuat gawang Milan yang hanya bermain 10 orang, aman sampai akhirnya kebobolan menit 80. Forzaitalianfootball.com memberi nilai 8 untuk penampilan Lopez. Sementara Gazzeta dello Sport memberi nilai 7. So, thanks God we have Lopez.

Flop of the Macth: Mattia De Sciglio

Dua kartu kuning dalam satu babak membuat Milan kesulitan membawa pulang 3 poin. Bermain di posisi kanan pertahanan Milan, De Sciglio tidak mampu menjalankan tugasnya dengan baik. Forzaitalianfootball.com memberi nilai 5 untuk penampilannya. Sementara Gazzeta dello Sport memberi nilai 4. Hmmm..

Rating Pemain Milan 
From forzaitalianfootball.com:

Philippe Mexes – 6
Adil Rami – 6
Pablo Armero – 5
Riccardo Montolivo – 5
Nigel De Jong – 6
Sulley Muntari – 6
M’Baye Niang – 7
Jeremy Menez – 6
Giacomo Bonaventura-6

Substitutes
Ignazio Abate – 7
Andrea Poli – 6
Alex - N/A

From Gazzeta dello Sport:

Philippe Mexes – 5.5
Adil Rami – 6,5
Pablo Armero – 5
Riccardo Montolivo – 5,5
Nigel De Jong – 5,5
Sulley Muntari – 5
M’Baye Niang – 6
Jeremy Menez – 6,5
Giacomo Bonaventura-5

Substitutes
Ignazio Abate – 6
Andrea Poli – 6
Alex - N/A

Saturday, January 10, 2015

Torino 1-1 AC Milan: Tertahan di Turin



Laga kandang Milan di pekan ke-18 musim ini berakhir dengan satu angka. Bermain di Stadion Olimpico di kota Turin, tuan rumah Torino berhasil menahan imbang 1-1.

Jeremy Menez membuka skor untuk Rossoneri melalui titik pinalti di menit 3, namun Milan harus melalui babak kedua dengan hanya 10 pemain setelah Mattia De Sciglio menerima kartu kuning kedua di akhir babak ke pertama. Dominasi Torino membuat beberapa peluang emas untuk menyetak gol, namun baru di menit 80 il Toro  dapat menyamakan kedudukan lewat sundulan Kamil Glik memanfaatkan tendangan sudut.

Pertandingan diawali dengan serangan mengejutkan Milan memasuki 180 detik pertama. Glik menjatuhkan Menez di kotak pinalti dan wasit Gianluca Rocchi menunjuk titik putih. Menez mengambil tendangan pinaltinya sendiri, mampu mengecoh kiper Torino, Daniele Padelli. 1-0 untuk keunggulan Milan.

5 menit berselang, Alexander Farnerud balik menyerang, namun usahanya mampu di tepis kiper Milan, Diego Lopez. Tendangan kaki kiri Fabio Quagliarella dan sundulan Matteo Darmian yang masih mengenai mistar cukup menggambarkan dominasi Torino di awal pertandingan.

Menjelang babak pertama berakhir, De Sciglio menerima kartu kuning kedua setelah mencoba menghentikan Darmian. Menyisakan 10 pemain, pelatih Filippo Inzaghi memperkuat lini belakang dengan memasukan Ignazio Abate menggantikan M’Baye Niang.

Di babak ke dua, Torino semakin menguasai jalaannya pertandingan. Menit 55, Inzaghi melakukan pergantian, Sulley Muntari digantikan Andrea Poli, Namun Muntari terlihat melampiaskan kekesalanya karena ditarik keluar di bench pemain.

Sementara itu, Torino terus berusaha menyamakan kedudukan. Namun sepakan Josef Martinez dan Bruno Peres gagal membobol gawang Diego Lopez. Tendangan voli Gazzi menit 68 masih bisa diamankan kiper asal Spanyol tersebut.

Fans tuan rumah akhirnya bisa bernafas lega  di akhir babak kedua. Heading Glik menit 80 memanfaatkan sepak pojok Bruno Peres tidak mampu dijangkau Diego Lopez. Skor 1-1 bertahan hingga wasit meniup peluit panjang.


Statistik pertandingan Torino-Milan




sumber: http://forzaitalianfootball.com/ ; acmilan.com

Serie A - Giornata 18: Torino We Come!

Milan akan kembali dalam perjalananya di Liga Italia Serie A malam ini.Bertandang ke Olimpico Stadium, Torino, Milan dipastikan akan turun dengan kekuatan terbaiknya. Hanya Keisuke Honda yang absen karena menjalani pertandingan bersama tim nasional Jepang di Piala Asia 2015, Australia. Melihat 5 pertemuan terakhir melawan il Toro, Milan seharusnya dapat mengambil 3 point. Selain untuk mengambalikan kepercayaan Milanisti atas kekalahan melawan Sasuolo di kandang tengah pekan lalu, Milan dapat merealisasikan target lolos Liga Champions musim depan. 5 pertemuan terakhir Milan melawan Torino: 02/02/14 Milan 1-1 Torino 15/09/13 Torino 2-2 Milan 05/05/13 Milan 1-0 Torino 09/12/12 Torino 2-4 Milan 02/04/09 Milan 5-1 Torino List pemain vs Torino: Goalkeepers: Abbiati, Agazzi, Diego Lopez Defenders: Abate, Alex, Armero, De Sciglio, Mexes, Rami, Zaccardo, Zapata Midfielders: Essien, De Jong, Montolivo, Muntari, Poli, Saponara Strikers: Bonaventura, Cerci, El Shaarawy, Menez, Niang, Pazzini Wasit: G. Rocchi Asisten Wasit: F. Posado G. Stallone Asisten Wasit Ke-4: A. Crispo

Langkah Pertama!



Mungkin bagi seorang pendiri atau siapapun mereka yang menciptakan sesuatu, tidak akan pernah berfikir seperti apa nantinya yang mereka dirikan atau ciptakan. Bisa jadi sama halnya apa yang terjadi dalam diri seorang Herbert Kilpin, pria asal Nottingham, Inggris kelahiran 24 Januari 1870. Pria yang pada saat itu berusia 29 tahun dan tinggal 941,3 mil jauh dari rumahnya, tidak akan pernah mengira apa yang dia mulai di tahun 1899 menjadi salah satu yang terbaik di dunia bahkan setelah 115 tahun dia dirikan. Sebuah klub olahraga yang didirikan bersama kawan rantau asal Inggris yang diberi nama Milan Cricket and Football Club.
Bagi sebagian besar dari kita, tahun 1899 akan teramat asing untuk dibicarakan. Lebih dari satu setegah dekade yang akan teramat panjang untuk diuraikan dalam artikel atau bahkan buku sekalipun. Bisa jadi tidak banyak yang tau tahun 1899 adalah tahun dimana nama Emilio Aguinaldo terpilih menjadi presiden pertama Republik Filipina. Tahun yang sama saat R.A. Kartini, pahlawan emansipasi waniti negeri ini memulai karirnya dalam menulis surat, dan tahun dimana musisi jazz legendendaris Duke Ellington pun baru dilahirkan ke dunia.
Tapi bagi para penggemar kelas berat sepakbola macam Serie A, tahun 1899 akan selalu diingat untuk sebuah kelahiran tim sepakbola, A.C.Milan. Sebuah klub yang akan banyak kita sebut dalam website ini. Sebuah klub yang (pernah) menjadi tersukses di dunia. 
Kita akan mencoba menuliskan kembali seperti apa Milan dan para pemainnya. Membuka file lama tentang pertandingan-pertandingan penting, deretan pemain yang pernah bersinar, sisi lain dari Rossonerri, dan banyak hal lain yang (mungkin) akan menjawab pertanyaan kenapa kita mendukung milan dan menjadi milanisti. Seperti lirik lagu band punk rock, H20, "I’m seeing the future, but I can’t forget my roots.."